Essay

ANAK ZAMAN SEKARANG OGAH MELIRIK BUDAYA SENDIRI


Rasa bangga dan kepedulian melestarikan budaya kurang tertanam pada generasi muda Indonesia saat ini. Untuk mempelajarinya saja mereka kurang minat. Mereka lebih minat mempelajari kebudayaan asing ditambah sudah banyaknya kebudayaan luar yang masuk melalui berbagai media,terutama televisi dan internet.

Tidak banyak anak muda yang mengenal kesenian tradisional seperti gamelan, wayang kulit, maupun tarian tradisional. Selalu ada alasan mengapa mereka tak mau melirik budaya sendiri yaitu kesenian tradisional karena mereka menganggap itu terkesan kolot dan juga kuno. Sedangkan kebudayaan asing lebih terkesan keren dan tidak kuno.

Jika ada dua pilihan untuk anak zaman sekarang , pilih menonton konser yang dibintangi artis luar negeri atau pilih pagelaran wayang kulit, pasti mereka akan memilih untuk menonton konser meskipun mereka harus merogoh kocek uang konser mencapai jutaan.

Budaya yang dimiliki bangsa ini adalah warisan nenek moyang yang dulu tak ternilai harganya ,tapi kini justru tak bernilai di mata masyarakat terlebih anak muda. Sikap itu memberikan dampak buruk bagi perkembangan budaya di negara kita. Mengapa? Karena salah satu cara untuk melestarikan budaya sendiri adalah sikap dan perilaku dari masyarakatnya sendiri.

Jika dalam diri setiap masyarakat terdapat jiwa nasionalis yang dominan, melestarikan kebudayaan sendiri merupakan suatu kebanggaan, tapi generasi muda zaman sekarang ini justru beranggapan sebaliknya, sehingga mereka menganggap melestarikan budaya merupakan suatu paksaan.

Kita lihat saat ini banyak orang luar negeri yang lebih tertarik mempelajari kebudayaan Indonesia karena keunikannya dibandingkan generasi muda Indonesia. Contohnya, di Amerika Serikat terdapat paguyuban gamelan yang diikuti oleh orang asli Amerika sendiri. Sedangkan ,Indonesia sebagai pemilik kebudayaan , malah tidak melirik sedikitpun kekayaan yang dimilikinya.

Sungguh ironis memang melihat situasi seperti ini. Ini merupakan permasalahan yang besar bagi Indonesia.Jangan biarkan suatu saat nanti kebudayaan asli Indonesia direbut oleh bangsa lain. Di pundak pemudalah masa depan pembangunan bangsa dan negara Indonesia karena generasi muda sebagai tenaga-tenaga profesional yang energik, kreatif, dan inovatif.

Pemberdayaan generasi muda sebagai frontliner untuk melestarikan kebudaayan Indonesia ini sangat dibutuhkan sebagai upaya memepercepat kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.


Komentar

  1. Setuju banget. Terlalu ikut moderenisasi. Saran paragraf menjorok ke dalam😊 gak pernah bosen aku saranin itu😂

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Editorial

My story