Postingan

Editorial

Memerangi Sampah Plastik Tahun 2025 Indonesia menargetkan dapat mengurangi sampah sekitar 70 persen dari 65 juta ton sampah setiap tahun, sekitar 14 persen dari target tersebut adalah sampah plastik. Data United Nations for Environtment Program menyebutkan setiap tahunnya sebanyak 0,5 hingga 1,3 juta ton sampah plastik masuk ke perairan Indonesia, belum lagi sampah plastik yang menyebar dan tertanam di bumi. Salah satu contohnya,Indonesia pernah digegerkan oleh kasus kematian seekor paus di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Bukan hanya karena matinya salah satu fauna laut terbesar di dunia tesebut, namun juga penyebab kematiannya adalah karena ditemukannya sampah plastik di dalam perut paus malang tersebut. Yang artinya sampah sudah mencemari perairan. Jika tidak ada aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan, World Bank memproyeksi pencemaran lingkungan akan meningkat hingga 70 persen pada tahun 2050. Kondisi tersebut tentu mengkhawatirkan semua pihak. Berkaitan dengan ma...

Essay

ANAK ZAMAN SEKARANG OGAH MELIRIK BUDAYA SENDIRI Rasa bangga dan kepedulian melestarikan budaya kurang tertanam pada generasi muda Indonesia saat ini. Untuk mempelajarinya saja mereka kurang minat. Mereka lebih minat mempelajari kebudayaan asing ditambah sudah banyaknya kebudayaan luar yang masuk melalui berbagai media,terutama televisi dan internet. Tidak banyak anak muda yang mengenal kesenian tradisional seperti gamelan, wayang kulit, maupun tarian tradisional. Selalu ada alasan mengapa mereka tak mau melirik budaya sendiri yaitu kesenian tradisional karena mereka menganggap itu terkesan kolot dan juga kuno. Sedangkan kebudayaan asing lebih terkesan keren dan tidak kuno. Jika ada dua pilihan untuk anak zaman sekarang , pilih menonton konser yang dibintangi artis luar negeri atau pilih pagelaran wayang kulit, pasti mereka akan memilih untuk menonton konser meskipun mereka harus merogoh kocek uang konser mencapai jutaan. Budaya yang dimiliki bangsa ini adalah warisan nenek ...

My story

Vokal Panas terik siang ini membuatku sangat lelah,mungkin bukan aku saja yang merasakan hal itu tetapi juga teman-temanku yang masih berada di tengah lapangan.Siang ini aku sedang latihan baris-berbaris untuk persiapan Lomba Keterampilan Baris-berbaris,setiap hari sepulang sekolah pasti selalu begini. “Perhatian! Untuk seluruhnya hitungan sepuluh harus sudah berbaris di lapangan. Satu,dua,tiga,.....” Pelatih mengintruksikan kepada kami semua untuk berbaris kembali. Semuanya berlari menuju lapangan tanpa bersuara sedikitpun dan masing-masing  langsung mengambil posisi untuk berbaris.Kemal yang berada di posisi paling kanan langsung menyiapkan pasukan. Kak Ganda selaku pelatih angkat bicara ,“Selamat siang,semua.Masih semangat?” “Siap masih.” Ucap kami serentak. “Baiklah langsung saja,berhubung lomba sudah semakin dekat saya akan memecah kalian menjadi dua pasukan.Yang saya tunjuk harap membuat barisan di sebelah kanan.Ya,kamu,kamu yang dibelakang,...”Kak Ganda terus...

Artikel Kesehatan

Pentingnya Menerapkan Pola Hidup Sehat Kawan, supaya kita selalu sehat maka kita harus menjaga pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang seperti apa tuh? Yuk kita cari tahu! Sebagai remaja kita harus tahu untuk menjaga kesehatan, jangan sampai beranggapan bahwa penyakit akan datang ketika memasuki zaman old . Nah, ini pemikiran yang salah, karena penyakit tidak memandang siapa dan berapa usianya. Maka dari itu, kita harus membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Soalnya mencegah lebih baik daripada mengobati,kan? Memangnya pola hidup sehat itu apa sih? Menurut Kotler, pola hidup sehat yaitu gambaran dari aktivitas / kegiatan yang didukung oleh minat , keinginan dan bagaimana pikiran menjalaninya dalam berinteraksi dengan lingkungan. Pola hidup sehat merupakan suatu gaya hidup yang dapat memengaruhi kesehatan. Hal pertama yang memengaruhi pola hidup sehat adalah pola makan. Bisa dibilang nih ya “you are, what you eat” . Menurut WHO, pola makan tidak sehat merup...