Editorial
Memerangi Sampah Plastik
Tahun 2025 Indonesia menargetkan dapat mengurangi sampah sekitar 70 persen dari 65 juta ton sampah setiap tahun, sekitar 14 persen dari target tersebut adalah sampah plastik. Data United Nations for Environtment Program menyebutkan setiap tahunnya sebanyak 0,5 hingga 1,3 juta ton sampah plastik masuk ke perairan Indonesia, belum lagi sampah plastik yang menyebar dan tertanam di bumi.
Salah satu contohnya,Indonesia pernah digegerkan oleh kasus kematian seekor paus di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Bukan hanya karena matinya salah satu fauna laut terbesar di dunia tesebut, namun juga penyebab kematiannya adalah karena ditemukannya sampah plastik di dalam perut paus malang tersebut. Yang artinya sampah sudah mencemari perairan.
Jika tidak ada aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan, World Bank memproyeksi pencemaran lingkungan akan meningkat hingga 70 persen pada tahun 2050. Kondisi tersebut tentu mengkhawatirkan semua pihak.
Berkaitan dengan masalah tersebut, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan baru tentang pembatasan sampah plastik. Pemerintah memberlakukan kebijakan kantong plastik berbayar melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta berdasarkan Surat Edaran Nomor SE-06/PSLB3-PS/2015 tentang Langkah Antisipasi Penerapan Kebijakan Kantong Plastik Berbayar pada Usaha Ritel Modern, pemerintah secara resmi menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar di pasar-pasar modern Indonesia, yang mulai berlaku tahun lalu yaitu tahun 2016.
Fakta di lapangan saat ini menunjukkan berkurangnya penggunaan plastik di masyarakat setelah adanya kebijakan tersebut. Akan tetapi, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah diharapkan tidak membebani konsumen untuk membayar lebih besar untuk sebuah kantong plastik.
Di samping itu yang lebih penting adalah penyadaran kepada masyarakat tentang dampak sampah yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari, agar masyarakat bisa mengurangi penggunaan kantong plastik dan tidak membuang sampah di darat,di sungai maupun di laut yang seolah sudah menjadi kebiasaan.
Bener banget, hampir semua produk kemasannya pake plastik. Ya jadi gini deh. Soalnya plastik praktis juga si. Sekarang harus lebih mencintai bumi kita dengan mengurangi sampah plastik. Go green!
BalasHapusBagus nis, emang bumi sudah penuh oleh plastik :)
BalasHapusMakasih infonya yaa
Untuk yang satu ini, kayanya rakyat Indonesia belum pada sadar apa gak ..peduli ya ..,?
BalasHapus